Menu

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 28 Jun 2026 06:51 WIB ·

Polda Sumsel Kejar Sisa Target Operasi Senpi Musi 2026, Ratusan Senjata Api Ilegal Berhasil Diamankan


 Polda Sumsel Kejar Sisa Target Operasi Senpi Musi 2026, Ratusan Senjata Api Ilegal Berhasil Diamankan Perbesar

Wartainsumsel.id | Palembang, –  Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 sebagai langkah strategis dalam memberantas kepemilikan dan peredaran senjata api ilegal di wilayah Sumatera Selatan. Hingga hari ke-16 pelaksanaan operasi, jajaran Polda Sumsel berhasil mengungkap puluhan kasus serta mengamankan ratusan senjata api ilegal melalui penegakan hukum dan penyerahan sukarela dari masyarakat.

Berdasarkan Analisa dan Evaluasi Operasi Senpi Musi 2026 per Sabtu, 27 Juni 2026, Polda Sumsel dan Polres jajaran berhasil mengungkap 29 kasus yang terdiri dari 28 Target Operasi (TO) dan 1 kasus Non-TO), atau mencapai 68 persen dari total 41 target operasi yang telah ditetapkan. Capaian tersebut menjadi indikator positif efektivitas operasi dalam menekan peredaran senjata api ilegal di wilayah hukum Polda Sumsel.

Lima satuan wilayah berhasil mencapai target pengungkapan 100 persen, yakni Polrestabes Palembang, Polres Ogan Komering Ilir, Polres Muara Enim, Polres Musi Rawas, dan Polres Lahat. Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara fungsi preemtif, preventif, intelijen, serta penegakan hukum yang dilaksanakan secara terpadu selama operasi berlangsung.

Dari hasil pengungkapan perkara, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 9 pucuk senjata api laras panjang, 26 pucuk senjata api laras pendek, 109 butir amunisi senjata api laras panjang, serta 70 butir amunisi senjata api laras pendek. Selain hasil penegakan hukum, pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran kepolisian juga memperoleh respons positif dari masyarakat.

Selama pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026, masyarakat secara sukarela menyerahkan sebanyak 234 pucuk senjata api ilegal kepada pihak kepolisian, yang terdiri atas 125 pucuk senjata api laras panjang dan 109 pucuk senjata api laras pendek, disertai sejumlah amunisi. Penyerahan sukarela tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mendukung upaya pemberantasan kepemilikan senjata api ilegal.

Keberhasilan operasi ini memberikan dampak strategis terhadap upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Berkurangnya jumlah senjata api ilegal yang beredar di tengah masyarakat diharapkan mampu menekan potensi tindak pidana bersenjata, konflik sosial, maupun aksi kriminalitas yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Operasi Senpi Musi 2026 akan terus dioptimalkan hingga seluruh target operasi dapat diselesaikan secara maksimal.

“Hingga hari ke-16 pelaksanaan operasi, capaian yang diperoleh menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Namun demikian, kami terus melakukan evaluasi terhadap target-target yang belum terungkap agar seluruh sasaran operasi dapat diselesaikan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api ilegal kepada kepolisian sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga keamanan bersama,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan mengimbau masyarakat yang masih menyimpan, menguasai, atau mengetahui keberadaan senjata api ilegal agar segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat. Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Pelayanan Publik Modern, Polda Sumsel Mulai Bangun Gedung BPKB Prototype di Kertapati

7 Agustus 2026 - 19:04 WIB

JAMSAKI Desak Kejagung Awasi Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Rp56 Miliar di Palembang

7 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Dosen Fisika UNSRI Kembangkan Instalasi Pengolahan Air Layak Minum di SMP Negeri 2 Pemulutan Barat

7 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Dosen Universitas Sriwijaya Latih Guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara Mengembangkan Buku Saku Digital Interaktif untuk Mewujudkan Zero Bullying Zone

7 Agustus 2026 - 15:05 WIB

SIRA dan PST Kembali Laporkan Kasidik Ke Komisi Kejaksaan RI, Soroti Penanganan Kasus Irigasi Air Lemutu

7 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Katim Wasev TMMD Ke-129 Tinjau Hasil Pembangunan Sumur Bor di Lokasi TMMD Kodim 0418/Palembang

7 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Trending di Uncategorized