Menu

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 10 Jul 2026 20:22 WIB ·

PW JKSN Masa Khidmat 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Ini Akan Dilakukan JKSN Setelah Pelantikan


 PW JKSN Masa Khidmat 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Ini Akan Dilakukan JKSN Setelah Pelantikan Perbesar

Wartainsumsel.id | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubermur dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Dr Drs Apriadi Mahmud, M.Si menghadiri kegiatan pelantikan pengurus wilayah (PW) Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Sumsel masa khidmat 2026-2031, Kamis (9/7/2026)

Turut hadir didalam kegiatan ini Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumsel H Ricky Fernandi, S.STP., M.Si, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) JKSN Prof Dr KH Asep Syaifuddin Cholim, M.A, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP JKSN Dr H Muhammad Ghofirin, M.Pd Ketua PW JKSN Wilayah Sumsel Gus H Ahmadi, S. E., M.Pd, Ketua Panitia Pelantikan Ketua Panitia Pelaksana Imron, S.Pd.I., M.M, dan undangan lainnya.

Dikatakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel Dr Drs H Apriadi Mahmud, M.Si, Pemprov Sumsel kami menyampaikan mengucapkan selamat kepada pengurus JKSN periode 2026-2031 yang baru saja (kemarin.red) dilantik. Semoga amanah yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, serta penuh keikhlasan.

Selain itu juga, demi kemajuan organisasi, demi kemajuan dan kebaikan umat, serta demi ketenangan, kesejahteraan, dan kebaikan bagi Pemprov Sumsel. Kami yakin bahwa didalam kepengurusan yang dilantik hari ini (kemarin.red), insya Allah kami berharap akan segera melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Bukan hanya itu saja, dengan menjalankan amanah yang baik, bermitra dengan Pemprov Sumsel provinsi, baik ditingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten/kota. Pemprov ini tidak bisa menjalankan kebijakannya sendiri, harus bekerjasama dan bermitra dengan semua stakeholder,” ujarnya.

Kemudian, terutama stakeholder organisasi-organisasi massa, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi-organisasi lainnya yang sangat besar, terutama organisasi Nahdhatul Ulama (NU), organisasi Muhammadiyah, serta banom-banom dibawah dua organisasi tersebut.

Pemerintah sangat membutuhkan kondusifitas daerah, ketenangan daerah, tidak terjadi konflik, baik konflik antar suku, dan lain sebagainya. Ketua PW JKSN ini sendiri memiliki pondok pesantren di kota lubuk Linggau yang mengemban amanah sebagai ketua JKSN Sumsel 2026-2031.

“Dengan mengelilingi provinsi Sumsel ini yang 231 kecamatan, 2000 sekian desa dengan culture geografis serta demografi wilayah yang punya ciri khas serta tantangan sendiri,” ungkapnya.

Menurut Ketum PP JKSN Prof Dr KH Asep Syaifuddin Cholim, M.A, di mana JKSN provinsi Sumsel mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2026-2031, yang mana pengukuhan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran pesantren dalam membangun pembangunan daerah melalui pendidikan, pembinaan akhlak, hingga pemberdayaan ekonomi pesantren.

PW JKSN provinsi Sumsel masa khidmat 2026-2031 sudah dikukuhkan, pengukuhan ini menjadi langkah awal memperkuat kiprah organisasi dalam mendukung pembangunan daerah melalui peran strategis pesantren.

“JKSN hadir untuk menyatukan langkah dalam mengawal nilai-nilai ahlul sunna wal jama’ah sekaligus mewujudkan cita-cita kemerdekaan melalui peningkatan kesejahteraan dan tegaknya keadilan,” katanya.

Dilanjutkannya, pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkualitas, serta harus terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun bangsa dan negara.

Trend arah akan berupaya keras mewujudkan pilar-pilar yang dibutuhkan untuk wujudnya Indonesia yang maju, mandiri, adil dan makmur. Menurut teori kami, Indonesia itu akan maju, adil, dan makmur manakala disaat itu keberadaannya telah ditopang oleh 4 pilar.

“Di mana cintai dengan ilmu, dan cinta dengan akhlak, dengan peran akhlak itu luar dasar, berarti keberadaan orang itu dasarkan oleh softskill yang mana softskill itu adalah akhlak,” ucapnya.

Begitu juga disampaikan Gus H Ahmadi, S. E., M.Pd, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketum PP JKSN yang dapat hadir pada pelantikan hari ini (kemarin.red).

JKSN Sumsel mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para hadirin sekalian, kepada para segenap panitia yang telah mensukseskan kegiatan acara pada hari ini.

“Bahwa kegiatan ini yang sangat mendadak, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, karena penuh dengan ketulusan dan keikhlasan untuk berkhidmat di JKSN ini,” imbuhnya.

Masih dilanjutkannya, usai dilakukan pengukuhan seluruh pengurus akan menjalankan amanah organisasi dan segera akan musyawarahkan program kerja lima tahun kedepan. Salah satu program prioritas JKSN Sumsel ialah memperkuat kemandirian ekonomi pesantren.

Selain itu juga, kepengurusan JKSN juga akan dibentuk di seluruh kabupaten/kota di Sumsel, agar program organisasi dapat bekerja sampai ke tingkat daerah.

“Melalui kepengurusan yang baru, JKSN Sumsel diharapkan mampu memperkuat peran pesantren dalam pembangunan daerah sekaligus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” bebernya.

Begitu juga diungkapkan Ketua Panitia Pelantikan JKSN Imron, S.Pd.I., M.M, dalam waktu dekat ini kami ingin silaturahmi ke kabupaten/kota, karena kita nanti akan ada pelantikan untuk pengurus daerah. Jadi pengurus daerah nanti akan insya Allah kalau rencananya di bulan Maret 2027.

Kita awalnya semestinya DPW ini dilantik di ruangan Kepolisian Daerah (Polda), tapi ini kemudian nanti untuk yang kabupaten/kota pelantikannya nanti kita tempatkan di Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel.

“Ini kan kita pembentukan JKSN, dengan adanya kita untuk memperdayakan serta mengusahakan bagaimana peran daripada kyai dan santri terhadap sumbangsih kepada negara kita,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Pelayanan Publik Modern, Polda Sumsel Mulai Bangun Gedung BPKB Prototype di Kertapati

7 Agustus 2026 - 19:04 WIB

JAMSAKI Desak Kejagung Awasi Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Rp56 Miliar di Palembang

7 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Dosen Fisika UNSRI Kembangkan Instalasi Pengolahan Air Layak Minum di SMP Negeri 2 Pemulutan Barat

7 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Dosen Universitas Sriwijaya Latih Guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara Mengembangkan Buku Saku Digital Interaktif untuk Mewujudkan Zero Bullying Zone

7 Agustus 2026 - 15:05 WIB

SIRA dan PST Kembali Laporkan Kasidik Ke Komisi Kejaksaan RI, Soroti Penanganan Kasus Irigasi Air Lemutu

7 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Katim Wasev TMMD Ke-129 Tinjau Hasil Pembangunan Sumur Bor di Lokasi TMMD Kodim 0418/Palembang

7 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Trending di Uncategorized