Menu

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 17 Jul 2026 21:21 WIB ·

Jerambah Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sungai Jok Tagih Janji Pemerintah


 Jerambah Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sungai Jok Tagih Janji Pemerintah Perbesar

Wartainsumsel.id | Palembang, – Kondisi infrastruktur di kawasan Sungai Jok, Kelurahan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, kembali menuai sorotan. Jalan lingkungan dan jerambah kayu yang menjadi akses utama warga dilaporkan telah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan, meski dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.

Pantauan dan keluhan warga menunjukkan bahwa fasilitas tersebut tidak lagi layak digunakan. Struktur kayu yang rapuh serta kondisi jalan yang rusak parah berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang melintas setiap hari.

Salah seorang warga, Meri, mengungkapkan pengalaman tragis yang dialaminya akibat kondisi jerambah tersebut. Ia mengaku pernah terjatuh saat melintas ketika dalam kondisi hamil, yang berujung pada keguguran.

“Saat itu saya sedang hamil, terjatuh dari jerambah ini dan bayi saya tidak bisa diselamatkan. Sampai sekarang kondisinya masih sama, bahkan semakin berbahaya,” ujarnya dengan nada sedih.

Keluhan serupa disampaikan Martin, warga lainnya, yang menegaskan bahwa jerambah kayu tersebut merupakan akses vital masyarakat. Ia menyebut, jalur itu digunakan setiap hari untuk aktivitas warga, termasuk anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah.

“Ini akses utama kami. Setiap hari dilalui warga, termasuk anak-anak sekolah. Kalau dibiarkan, ini bukan hanya soal ketidaknyamanan, tapi menyangkut keselamatan,” tegasnya.

Selain menyoroti minimnya perhatian pemerintah, warga juga mempertanyakan komitmen wakil rakyat yang dinilai tidak lagi responsif setelah terpilih.

 

“Saat kampanye mereka datang, berjanji memperjuangkan kami. Tapi setelah duduk, aspirasi kami seperti diabaikan. Kami hanya ingin janji itu ditepati,” tambah Martin.

Warga Sungai Jok secara tegas mendesak Pemerintah Kota Palembang dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan, melakukan peninjauan langsung, serta merealisasikan pembangunan jalan dan jerambah yang layak.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan, bukan hanya memperburuk kualitas hidup masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa. Infrastruktur dasar yang aman dinilai bukan sekadar kebutuhan, melainkan hak masyarakat yang wajib dipenuhi negara.

(Redaksi)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Pelayanan Publik Modern, Polda Sumsel Mulai Bangun Gedung BPKB Prototype di Kertapati

7 Agustus 2026 - 19:04 WIB

JAMSAKI Desak Kejagung Awasi Penyidikan Dugaan Korupsi Proyek Lampu Jalan Rp56 Miliar di Palembang

7 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Dosen Fisika UNSRI Kembangkan Instalasi Pengolahan Air Layak Minum di SMP Negeri 2 Pemulutan Barat

7 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Dosen Universitas Sriwijaya Latih Guru SMP Negeri 1 Indralaya Utara Mengembangkan Buku Saku Digital Interaktif untuk Mewujudkan Zero Bullying Zone

7 Agustus 2026 - 15:05 WIB

SIRA dan PST Kembali Laporkan Kasidik Ke Komisi Kejaksaan RI, Soroti Penanganan Kasus Irigasi Air Lemutu

7 Agustus 2026 - 13:51 WIB

Katim Wasev TMMD Ke-129 Tinjau Hasil Pembangunan Sumur Bor di Lokasi TMMD Kodim 0418/Palembang

7 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Trending di Uncategorized