Menu ✖

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 25 Agu 2026 23:28 WIB ·

Garda Prabowo Sumsel Ajak Masyarakat Bersatu, Tolak Provokasi dan Jaga Keutuhan NKRI


 Garda Prabowo Sumsel Ajak Masyarakat Bersatu, Tolak Provokasi dan Jaga Keutuhan NKRI Perbesar

Wartainsumsel.id | Palembang, – Ketua Garda Prabowo Sumatera Selatan, H. Bana Djuni, SH, MBA, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan bergandengan tangan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selasa (25/08/26).

Ajakan tersebut disampaikan Bana Djuni menyikapi berbagai persoalan yang terjadi belakangan ini, mulai dari bencana alam hingga munculnya berbagai informasi dan ajakan gerakan di media sosial yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Menurut Bana, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah menunjukkan respons terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk dalam penanganan bencana.

“Kita harus bersatu dan bergandeng tangan. Semua ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat penegak hukum dan pemerintah harus bersama-sama melawan segala bentuk kekuatan yang ingin memecah belah NKRI. NKRI harga mati,” tegas Bana Djuni.

Ia mencontohkan penanganan bencana alam yang menurutnya membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat maupun masyarakat.

Bana juga menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi saat musim kemarau. Menurutnya, persoalan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di daerah terdampak, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap wilayah lain.

“Pada musim hujan kita menghadapi banjir, sementara saat musim kemarau kita menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Jangan hanya pemerintah yang bergerak, tetapi seluruh masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungan,” ujarnya.

Selain persoalan bencana, Bana Djuni turut menyinggung maraknya informasi di media sosial terkait rencana aksi atau gerakan masyarakat yang disebut-sebut akan berlangsung pada 27 Agustus 2026.

Ia menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi dan tidak boleh dihalangi selama dilakukan sesuai ketentuan hukum.

“Kalau dalam negara demokrasi, masyarakat menyampaikan aspirasi, berkumpul, berdialog dan berdiskusi tentu merupakan hak masyarakat. Tetapi semuanya harus dilakukan dengan tertib, damai dan sesuai aturan,” katanya.

Bana mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Ia meminta masyarakat Sumatera Selatan khususnya, untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial.

“Jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Jangan menyebarkan fitnah dan hoaks terhadap pemerintah. Kalau ada kritik dan aspirasi, sampaikan dengan cara yang baik, sopan dan konstruktif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bana mengajak seluruh organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI, Polri, serta seluruh unsur pemerintahan untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan persatuan.

Menurutnya, perbedaan pilihan maupun pandangan politik tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan.

“Kita jangan sampai diadu domba dan jangan sampai dipecah belah oleh kekuatan-kekuatan yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga kekompakan dan persatuan,” ujarnya.

Bana menegaskan, Garda Prabowo Sumsel akan terus mengawal berbagai kebijakan pemerintah sekaligus memberikan perhatian terhadap kepentingan masyarakat.

“Kami mendukung pemerintahan Presiden Prabowo dan akan terus mengawal kebijakan-kebijakannya. Namun, menyampaikan aspirasi dan kritik tetap harus dilakukan secara santun, berdasarkan fakta dan tidak menggunakan hoaks maupun fitnah,”jelasnya.

“Ia berharap seluruh elemen bangsa dapat mengedepankan kepentingan masyarakat dan keutuhan NKRI di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan politik tertentu.”Mari kita bersatu, mari kita kompak. Jangan sampai kita terpecah belah dan jangan mudah diprovokasi. NKRI adalah tanggung jawab kita bersama,”pungkas Bana Djuni.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

EW-NCW Sumsel Desak Cabut Konsesi PT BLL di Tanjung Carat, Soroti Dugaan Monopoli dan Pungli

8 Oktober 2026 - 16:47 WIB

PB.FPMP Sumsel Pertayakan DATA DUGAAN KASUS CV. SASANA INSAN MANDIRI “Tiga Tahun Pengadaan Setda OKI : Mengapa CV Sasana Insan Mandiri Terus Mendominasi ? ”

8 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Aksi Nyata, Peduli Masyarakat dan Lingkungan, HPCI Chapter Palembang Gelar Aksi Bagi Masker di Jalanan

8 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Kebakaran Lahan 1 Hektare di Kertapati, Babinsa dan Satgas Karhutla Kodim 0418 Bergerak Cepat

8 Oktober 2026 - 07:51 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Palembang Siap Berikan Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat

7 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Dipimpin Kades Budiman, Warga Lubuk Tampui PALI Bentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) Cegah Karhutla

7 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Trending di Uncategorized