Wartainsumsel.id | Prabumulih, — Sebagai bagian dari rangkaian program pengabdian yang belum lama ini dilaksanakan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 85 Kelompok 8 Desa Muara Sungai sukses menggelar sosialisasi bertema “Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini” di SMAN 6 Prabumulih, belum lama ini.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap dampak buruk pernikahan dini bagi masa depan pelajar.
Perwakilan mahasiswa KKN 85 UIN Raden Fatah Palembang, Salsabila Zahira, menegaskan bahwa pernikahan dini membawa dampak negatif yang masif bagi anak-anak bangsa, mulai dari risiko putus sekolah hingga potensi perceraian di usia muda.
”Pernikahan dini sangat berdampak negatif bagi generasi muda karena bisa berakibat putus sekolah dan perceraian dini,” ujar Salsabila di Prabumulih.
Berdasarkan kajian lapangan, fenomena pernikahan dini umumnya dipicu oleh sejumlah faktor utama, di antaranya kondisi ekonomi, kehamilan di luar nikah, pengaruh adat istiadat, serta rendahnya akses terhadap pendidikan dan pengetahuan.
Menanggapi kompleksitas masalah tersebut, Salsabila menekankan pentingnya pengawasan aktif dari keluarga untuk membentengi anak-anak dari risiko pernikahan usia anak. “Di sinilah pentingnya peran orang tua untuk bisa lebih mengawasi anak-anak agar tidak terjadi pernikahan dini,” pungkasnya. (Syaiful jabrig)










