Menu ✖

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 9 Sep 2026 09:34 WIB ·

Antrean Solar Mengular hingga Bahu Jalan, Sopir Fuso Keluhkan Sistem Barcode: “Waktu Tarik Muatan Kami Berkurang”


 Antrean Solar Mengular hingga Bahu Jalan, Sopir Fuso Keluhkan Sistem Barcode: “Waktu Tarik Muatan Kami Berkurang” Perbesar

Wartainsumsel.id | PALEMBANG, 9 September 2026 — Antrean panjang kendaraan pengangkut barang untuk mendapatkan BBM jenis solar kembali menjadi sorotan di Kota Palembang. Sejumlah kendaraan Fuso terlihat mengular di salah satu SPBU yang berada di Jalan H. Abdul Rozak, kawasan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II.

Panjangnya antrean membuat sejumlah kendaraan harus menunggu hingga menggunakan bahu jalan. Kondisi ini tidak hanya menyita waktu para sopir, tetapi juga berpotensi mengganggu pengguna jalan lainnya yang melintas di kawasan tersebut.

Bagi para sopir, persoalan ini bukan sekadar menunggu giliran mengisi BBM. Waktu yang terbuang dalam antrean dinilai berdampako om langsung terhadap aktivitas mereka dalam mencari nafkah.

Salah seorang sopir, WN (53), mengungkapkan bahwa penerapan sistem barcode yang harus disesuaikan dengan STNK kendaraan membuat proses pengisian solar dirasakan semakin sulit.

“Sejak pengisian bahan bakar solar menggunakan barcode dan STNK, kami para sopir agak mengalami sedikit kesulitan. Terlebih lagi waktu kami untuk menarik muatan berkurang karena terlalu lama menunggu antrean solar,” ujar WN.

Menurut para sopir, berkurangnya waktu untuk melakukan perjalanan otomatis dapat memengaruhi jumlah ritase atau tarikan yang dapat mereka selesaikan dalam sehari. Padahal, bagi sebagian sopir kendaraan Fuso, jumlah ritase menjadi salah satu penentu penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Persoalan lain yang turut dikeluhkan adalah pembatasan jumlah pengisian solar. Para sopir menyebut jumlah pengisian yang dibatasi sekitar Rp1 juta dalam satu kali pengisian membuat mereka harus memperhitungkan kembali kebutuhan BBM, terutama ketika membawa muatan dengan jarak tempuh yang cukup jauh.

Kondisi tersebut dinilai semakin terasa bagi sopir lintas daerah yang harus menghitung kebutuhan bahan bakar berdasarkan jarak perjalanan, beban kendaraan, serta kemungkinan antrean saat hendak mengisi kembali BBM.

Di sisi lain, para sopir mengaku memahami bahwa antrean hingga ke bahu jalan dapat mengganggu pengguna jalan lainnya. Mereka berharap persoalan tersebut tidak hanya dilihat sebagai masalah antrean kendaraan, tetapi juga dicari akar persoalannya agar ada solusi yang tidak merugikan sopir maupun masyarakat pengguna jalan.

Para sopir berharap pihak terkait, termasuk Pertamina dan instansi yang berwenang, dapat memberikan solusi terhadap persoalan tersebut. Mereka menginginkan sistem penyaluran solar tetap tertib dan tepat sasaran, namun di sisi lain tidak membuat sopir harus kehilangan banyak waktu hanya untuk mendapatkan BBM.

“Kami bukan tidak mau mengikuti aturan. Kami hanya berharap ada jalan keluarnya, supaya pengisian solar tidak terlalu menyulitkan dan kami tetap bisa bekerja mencari nafkah,” demikian harapan para sopir.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun Pertamina terkait keluhan para sopir mengenai antrean, penerapan barcode yang harus sesuai dengan STNK kendaraan, serta batas pengisian solar tersebut.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Kebakaran Lahan 1 Hektare di Kertapati, Babinsa dan Satgas Karhutla Kodim 0418 Bergerak Cepat

8 Oktober 2026 - 07:51 WIB

BPPH Pemuda Pancasila Palembang Siap Berikan Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat

7 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Dipimpin Kades Budiman, Warga Lubuk Tampui PALI Bentuk Masyarakat Peduli Api (MPA) Cegah Karhutla

7 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Kemuning Bungkam Sako pada Turnamen walikota Palembang Cup.2026

7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Satgas Karhutla Kodim 0418/Palembang Patroli di Sematang Borang, Pastikan Nihil Titik Api

7 Oktober 2026 - 13:39 WIB

K-MAKI Soroti Dugaan Alih Fungsi RTH Perumahan Griya Purnawirawan ASRI, Bangunan Beton Disebut Tidak Sesuai Site Plan

7 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Trending di Uncategorized