Menu

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Berita · 9 Jun 2026 14:55 WIB ·

HAMASS Kembali Soroti Dugaan Korupsi Kredit Macet Rp. 9,5 M di BSB Capem. Bandara Mas !!!


 HAMASS Kembali Soroti Dugaan Korupsi Kredit Macet Rp. 9,5 M di BSB Capem. Bandara Mas !!! Perbesar

Palembang, – Gelombang korupsi di sektor perbankan terus menuai sorotan. Kali ini Aktivis Muda Sumsel kembali menyoroti adanya dugaan korupsi terkait kredit macet di Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Bandara Mas th. 2023.

Himpunan Aktivis Muda Sumatera Selatan (HAMASS), melalui Ketua HAMASS Rahmat Hidayat, SE Kepada awak media, Senin (08/06/26), angkat bicara, kasus korupsi di sector perbankan khususnya kredit macet dan penyaluran kur harus menjadi perhatian serius bagi pihak kejaksaan. Mengingat program ini merupakan program pemerintah pusat untuk membantu perekonomian rakyat kecil.

Kami melihat oknum-oknum di tubuh BSB ini mulai dari pimpinan sampai kepada karyawan yg ada dibawah sudah ada niat yg terstruktur dan sistematis, untuk memperkaya diri dan kroninya, sehingga bank merugi miliaran rupiah, khususnya untuk di BSB Capem Bandara Mas modus yg mereka pakai disini adalah dengan mengajukan sejumlah pinjaman kredit atas nama perusahaan, pengajuan pinjaman atas beberapa perusahaan dilakukan oleh kuasa direktur dan ada beberapa juga perusahaan diajukan langsung oleh direktur dengan total nilai plafon pinjaman sebesar Rp. 10,9 miliar. dengan sebanyak 40 rekening .

Selain itu terdapat juga beberapa perusahaan yang terafiliasi sebagai keluarga.

Akubat dari modus pemberian kelonggaran kredit ini lah yang seharusnya perusahaan tersebut tidak memenuhi kriteria untuk menerima dana pinjaman malah diduga di akal2i oleh pihak bank agar dana tersebut cair, dengan menggunakan kuasa direktur dan direktur langsung.

Akibatnya, menyebabkan beberapa perusahaan tersebut kreditnya macet mencapai Rp. 9,5 Miliar yg tidak tertagih

Sebagai aktivis anti korupsi kami sangat prihatin, ketika rakyat kecil yg memang benar-benar membutuhkan pinjaman dana di bank kadang selalu dipersulit, ternyata fakta dilapangan banyak terdapat oknum-oknum di bank itu sendiri yg bermain dalam pencairan dana kredit ini.

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat kami akan menggelar aksi demonstrasi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, guna melaporkan permaslahan ini.

Kami mendesak pihak Kejaksaan agar dapat mengungkap kasus dugaan korupsi dari kredit macet di BSB Bandara Mas yg total kerugian megaranya mencapai Rp. 9,5 miliar lebih, segara tetapkan tersangka Direktur, wakil direktur, Pimcapem dan jajarannya yg terlibat dalam dugaan modus operandi tersebut. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah merugikan negara dan masyarakat banyak.(*)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Avatar photo badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akses Jalan ke Makam Keluarga H. Abubakar Dipersoalkan, Ahli Waris Tagih Kejelasan

4 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Pegadaian Ulurkan Tangan untuk Nasabah Terdampak Kebakaran, Salurkan Bantuan TJSL

3 Agustus 2026 - 14:25 WIB

Pengecekan Debit Air dan Perapian Pondasi Tower Tandon Percepat Penyelesaian Sasaran Sumur Bor TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang

31 Juli 2026 - 16:27 WIB

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Bantu Warga Wujudkan Swasembada Pangan

31 Juli 2026 - 16:24 WIB

Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0418/Palembang Kembangkan Lahan Ketahanan Pangan Terpadu Dukung Swasembada Pangan Warga

31 Juli 2026 - 16:21 WIB

Program Jembatan Merah Putih di Desa Belanti Rampung 100 Persen, Polres Ogan Ilir Pastikan Manfaatnya Dirasakan Masyarakat

31 Juli 2026 - 15:15 WIB

Trending di Berita