Wartainsumsel.id | Palembang, Kertapati – Suasana tenang di kawasan Jalan Abikusno Cokrosuyoso, Lorong Gotong Royong, Kecamatan Kertapati, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah terdengar suara dentuman keras pada Minggu (20/7/2026) sekitar pukul 23.15 WIB.
Suara tersebut menggegerkan warga sekitar yang langsung berhamburan keluar rumah untuk mencari tahu sumbernya.
Setelah dilakukan pengecekan, warga mendapati sebuah rumah milik Mpok Supriati roboh.
Peristiwa itu sontak mengundang perhatian masyarakat sekitar.
Warga secara bergotong royong membantu proses evakuasi serta mengamankan area sekitar bangunan yang runtuh guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga saat ini, penyebab pasti robohnya rumah tersebut masih belum diketahui dan menunggu hasil pemeriksaan dari pihak terkait.
Beruntung, warga dengan sigap memberikan bantuan kepada penghuni rumah serta membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan.
Mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, Camat Kertapati, Rivandi Putra, S.STP., M.MSi, bersama Lurah Kemang Agung, Budi Laksana, SE., MM, langsung mendatangi lokasi untuk melihat kondisi rumah yang roboh sekaligus memberikan dukungan kepada korban.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kecamatan dan kelurahan menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa Mpok Supriati.
Mereka juga memastikan pemerintah setempat akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan kerusakan serta mengupayakan bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kehadiran pemerintah di lokasi mendapat apresiasi dari warga yang berharap penanganan terhadap korban dapat segera dilakukan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi bangunan rumah, terutama yang sudah berusia tua atau mengalami kerusakan, guna menghindari kejadian serupa.
Peristiwa robohnya rumah Mpok Supriati menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi bangunan tempat tinggal agar tetap aman dan layak huni.
Warga berharap korban diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini dan proses penanganan dapat berjalan dengan lancar sehingga kebutuhan korban dapat segera terpenuhi. (Tommy Ade Saputra)










