Wartainsumsel.id | Palembang, – Perkelahian sesama karyawan Rumah Makan Pecel Lele H. Syam di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, berujung maut. Seorang karyawan berusia 24 tahun meninggal dunia setelah terlibat keributan dengan rekan kerjanya, Jumat (21/8/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Tegar Ilham Ramadhan, warga Bumi Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Sementara terduga pelaku berinisial MM alias Vino (27), warga Rejo Asri, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, tepatnya di area dapur Rumah Makan Pecel Lele H. Syam.
Berdasarkan laporan kepolisian, kejadian bermula ketika korban dan pelaku terlibat selisih paham terkait pekerjaan. Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi perkelahian.
Dalam kejadian itu, pelaku diduga memukul korban menggunakan tangan kosong ke bagian belakang kepala sebanyak empat kali. Akibat pukulan tersebut, korban terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Sejumlah rekan kerja yang berada di lokasi kemudian berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke RS Muhammadiyah Palembang. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Seberang Ulu II Palembang yang dipimpin piket Pawas bersama piket fungsi langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 09.15 WIB.
Polisi melakukan olah awal di lokasi, mengambil dokumentasi serta mengamankan terduga pelaku.
Terduga pelaku berhasil diamankan tak lama setelah kejadian. Saat diamankan, pelaku masih berada di Rumah Makan Pecel Lele H. Syam dan selanjutnya dibawa ke Mapolsek Seberang Ulu II Palembang untuk menjalani pemeriksaan.
Kapolsek Seberang Ulu II Palembang Kompol Dedy Rahmad Hidayat, S.H., membenarkan adanya penanganan perkara tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku maupun sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.
“Untuk sementara, penyebab kejadian diduga berawal dari selisih paham terkait pekerjaan,”ujar Kapolsek.
Sejumlah saksi yang dimintai keterangan di antaranya Abdul Hamid, Ikbal, Yoga, Furkon, Rama, Tomi dan Suhendi. Mereka merupakan orang-orang yang berada di sekitar lokasi rumah makan saat kejadian.(*)










