Menu ✖

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 17 Jun 2026 21:38 WIB ·

Korem 044/Gapo Gelar Upacara 17-an, Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Patriotisme


 Korem 044/Gapo Gelar Upacara 17-an, Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Patriotisme Perbesar

Wartainsumsel.id | Palembang – Korem 044/Gapo menggelar Upacara Bendera 17-an bulan Juni 2026 yang berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh prajurit serta Pegawai Negeri Sipil jajaran Korem 044/Gapo, Rabu (17/6/2026).

Selain pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih, rangkaian kegiatan upacara juga diisi dengan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pengucapan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI, serta pembacaan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Andi Gus Wulandri selaku Inspektur Upacara membacakan amanat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis.

Dalam amanatnya, Pangdam II/Sriwijaya menekankan pentingnya menjadikan Upacara Bendera 17-an sebagai momentum memperkuat semangat kebangsaan dan patriotisme.

“Melalui momentum Upacara Bendera tujuh belasan ini, kita kobarkan kembali semangat nasionalisme, cinta tanah air, jiwa patriotisme serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Saya selaku Pangdam II/Sriwijaya juga mengucapkan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS Kodam II/Sriwijaya yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh dedikasi dan loyalitas serta memberikan pengabdian terbaik sesuai bidang tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” demikian amanat Pangdam yang dibacakan Kasrem.

Dalam amanatnya, Pangdam II/Sriwijaya juga menegaskan dukungan TNI terhadap Program Koperasi Desa Merah Putih melalui pendampingan teknis dan percepatan pelaksanaan, khususnya pada aspek pembangunan fisik, logistik, dan efisiensi waktu. Namun demikian, pengelolaan koperasi tetap berada di tangan masyarakat dan struktur sipil desa.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pendekatan kolaboratif dilakukan untuk membantu mengatasi berbagai keterbatasan di lapangan, seperti sumber daya yang terbatas dan akses wilayah yang sulit, sehingga tujuan utama program dapat tercapai, yakni menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat distribusi, dan membuka peluang usaha di desa.

Menjelang akhir amanatnya, Pangdam II/Sriwijaya kembali menekankan kepada seluruh anggota agar menghindari delapan pelanggaran berat TNI, antara lain penyalahgunaan senjata api dan munisi, penyalahgunaan narkoba, disersi, perkelahian, pelanggaran asusila, tindak pidana seperti penipuan, perampokan dan pencurian, perjudian serta kegiatan ilegal lainnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Babinsa Koramil 02/Pakjo Patroli Karhutla di Palembang, Tidak Ditemukan Titik Hotspot

11 Oktober 2026 - 17:47 WIB

KASUS SERASI BANYUASIN: FAKTA PERSIDANGAN HARUS DITINDAKLANJUTI!

11 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel: Komjen Pol Sandi Pamit Haru, Irjen Pol Rony Samtana Ajak Bersama Jaga Sumsel

11 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum Unitas Tamansiswa Palembang Ikuti Pembekalan KKN, Siap Mengabdi kepada Masyarakat

11 Oktober 2026 - 07:42 WIB

POSPERA Sumsel Dukung Kapolda Baru Sikat Oligarki Karhutla, Ultimatum Kepala Daerah Gugat Ganti Rugi, dan Desak Prabowo Tata Ulang HGU !

10 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Ketua DPP LSM Penjara Sumsel pertanyakan izin AMDAL Rumah makan bebek Nusantara

10 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Trending di Uncategorized