Menu ✖

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 19 Jun 2026 15:47 WIB ·

HAMASS Resmi Laporkan BSB Capem Bandara Mas ke Kejati Sumsel, Atas Dugaan Korupsi Kredit Macet Rp. 9,5 M !!!


 HAMASS Resmi Laporkan BSB Capem Bandara Mas ke Kejati Sumsel, Atas Dugaan Korupsi Kredit Macet Rp. 9,5 M !!! Perbesar

Wartainsumsel.id | Palembang, – Skandal korupsi di sektor perbankan sepertinya harus menjadi sorotan serius bagi APH. Kali ini Aktivis Muda Sumsel menyoroti adanya dugaan korupsi terkait kredit macet di Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Bandara Mas th. 2023.

Himpunan Aktivis Muda Sumatera Selatan (HAMASS), melalui Ketua HAMASS Rahmat Hidayat, SE Kepada awak media, Jumat (19/06/26), mengatakan, hari ini kami membuat laporan pengaduan secara resmi di Kejati Sumsel, guna mengungkap kasus korupsi di sector perbankan khususnya kredit macet di BSB Capem Bandara Mas Palembang dengan dugaan kredit macet mencapai Rp. 9,5 miliar th 2023 .

Jadi, berdasarkan kajian data dan temuan kami dilapangan terdapat oknum-oknum di tubuh BSB ini mulai dari pimpinan sampai kepada karyawan yamg ada dibawah sudah ada niat yang terstruktur dan sistematis, untuk memperkaya diri dan kroninya, sehingga bank merugi miliaran rupiah, khususnya untuk di BSB Capem Bandara Mas modus yg mereka pakai disini adalah dengan mengajukan sejumlah pinjaman kredit atas nama perusahaan, pengajuan pinjaman atas beberapa perusahaan dilakukan oleh kuasa direktur dan ada beberapa juga perusahaan diajukan langsung oleh direktur dengan total nilai plafon pinjaman sebesar Rp. 10,9 miliar. dengan sebanyak 40 rekening .

Selain itu terdapat juga beberapa perusahaan yang terafiliasi sebagai keluarga.

Akibatnya dari modus pemberian kelonggaran kredit ini lah yang seharusnya perusahaan tersebut tidak memenuhi kriteria untuk menerima dana pinjaman malah diduga di akal2i oleh pihak bank agar dana tersebut cair, dengan menggunakan kuasa direktur dan direktur langsung.

Sehingga, menyebabkan beberapa perusahaan tersebut kreditnya macet mencapai Rp. 9,5 Miliar yang tidak tertagih

Sebagai aktivis anti korupsi kami anggap persoalan ini tidak bisa dibiarkan, mereka yg terlibat persekongkolan jahat ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. ketika rakyat kecil yg memang benar-benar membutuhkan pinjaman dana di bank kadang selalu dipersulit, ternyata fakta dilapangan banyak terdapat oknum-oknum di bank itu sendiri yang bermain dalam pencairan dana kredit ini. Nah ini lah yang menjadi motivasi kami agar pihak Kejati dapat segera mengungkap kasus korupsi ini.

Kami mendesak pihak Kejaksaan agar dapat mengungkap kasus dugaan korupsi dari kredit macet di BSB Bandara Mas yang total kerugian megaranya mencapai Rp. 9,5 miliar lebih, segara tetapkan tersangka Direktur, wakil direktur, Pimcapem dan jajarannya yang terlibat dalam dugaan modus operandi tersebut. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah merugikan negara dan masyarakat banyak. (*)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Babinsa Koramil 02/Pakjo Patroli Karhutla di Palembang, Tidak Ditemukan Titik Hotspot

11 Oktober 2026 - 17:47 WIB

KASUS SERASI BANYUASIN: FAKTA PERSIDANGAN HARUS DITINDAKLANJUTI!

11 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Malam Kenal Pamit Kapolda Sumsel: Komjen Pol Sandi Pamit Haru, Irjen Pol Rony Samtana Ajak Bersama Jaga Sumsel

11 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Mahasiswa Fakultas Hukum Unitas Tamansiswa Palembang Ikuti Pembekalan KKN, Siap Mengabdi kepada Masyarakat

11 Oktober 2026 - 07:42 WIB

POSPERA Sumsel Dukung Kapolda Baru Sikat Oligarki Karhutla, Ultimatum Kepala Daerah Gugat Ganti Rugi, dan Desak Prabowo Tata Ulang HGU !

10 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Ketua DPP LSM Penjara Sumsel pertanyakan izin AMDAL Rumah makan bebek Nusantara

10 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Trending di Uncategorized