WARTAINSUMSEL. ID | SUMSEL LAHAT – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dinilai memalukan nama baik Badan Usaha Milik Negara. Panitia pembangunan menara Masjid Ar Rahman, Jalan Srikaton, RT 7 RW 03, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat, Sumatera Selatan, secara resmi menolak bantuan CSR PTBA karena janji tak ditepati.
Ketua Masjid Ar Rahman, Aprizal Muslim, menceritakan perjuangan yang sangat panjang. Proposal bantuan sudah diajukan sejak awal tahun 2025, namun baru mendapat jawaban pada Mei 2026.
“Pada minggu pertama Juni 2026, kami sudah menandatangani Berita Acara di Gedung CSR PTBA. Saat itu petugas memastikan dana Rp5 juta akan masuk ke rekening BSI masjid dalam waktu dua bulan,” ungkap Aprizal, Kamis (13/8/2026).
Faktanya, hingga hari ini sudah lewat dua bulan empat hari sejak penandatanganan, dana tersebut sama sekali belum terkirim.
Karena merasa diingkari janjinya, panitia secara resmi menolak bantuan itu dan meminta agar Berita Acara yang sudah ditandatangani segera dikembalikan. Surat pernyataan ini juga telah ditembuskan kepada Menteri Keuangan, Menteri BUMN, hingga Direktur Utama PTBA.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan apa pun dari pihak PTBA atas keterlambatan yang merugikan masyarakat ini. (Red)










