Wartainsumsel.id | Kertapati, Palembang – Suasana semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terasa di lingkungan RT 33 dan RT 34, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.
Dalam rangka memeriahkan momentum kemerdekaan, warga menggelar berbagai perlombaan yang diikuti dengan penuh antusias, khususnya para ibu-ibu yang akrab disebut “Ibu-Ibu Gachor”. Kegiatan berlangsung meriah pada Minggu (17/8/2026).
Memasuki hari kedua perlombaan, kegiatan secara langsung dilepas oleh Ketua RT 33, Fitriyadi, bersama Ketua RT 34, Tommy Ade Saputra.
Turut hadir tokoh pemuda dari RT 33 dan RT 34, Sysrif dan Zein Patikawa.
Sejumlah perlombaan disiapkan untuk menghibur warga sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Perlombaan tersebut di antaranya karaoke, lempar air, joget balon, serta berebut kursi.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan berlangsung hingga selesai.
Gelak tawa dan sorak-sorai warga mewarnai jalannya perlombaan.
Para peserta tampak bersemangat mengikuti setiap permainan yang digelar panitia.
Kedua RT memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Selain berbagai perlombaan, panitia juga menyiapkan doorprize yang diberikan pada penghujung acara.
Pengundian doorprize pun mendapat sambutan antusias dari para peserta.
Mereka berharap bisa membawa pulang hadiah sekaligus menikmati kebersamaan dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Keceriaan para ibu-ibu menjadi warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan RT 33 dan RT 34.
Kegiatan tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat rasa persaudaraan, kekompakan, dan kepedulian antarwarga.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, warga berharap semangat kemerdekaan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama di kalangan anak-anak, pemuda, dan ibu-ibu.
“Semoga melalui kegiatan seperti ini, semangat kemerdekaan dan rasa persatuan terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujar salah seorang perwakilan warga.
Perayaan HUT ke-81 RI di RT 33 dan RT 34 Kelurahan Kemang Agung pun berlangsung penuh keceriaan.
Semangat gotong royong dan kebersamaan warga menjadi bukti bahwa momentum kemerdekaan dapat menjadi ajang mempererat hubungan antarwarga sekaligus menciptakan lingkungan kampung yang semakin harmonis.(Tommy Ade Saputra)










