Menu ✖

Mode Gelap
Kapolrestabes Palembang dan SCW Sumsel Perkuat Sinergi Bersama Aktivis dan Insan Pers, Teguhkan Komitmen Jaga Kamtibmas Opini Publik: Mengupas Pembangunan Badan Antariksa Di Biak Numfor, Harapan Dan Tantangan Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport Buruh dan Mahasiswa di Yogyakarta Gelar Aksi Tolak RUU Omnibus Law

Uncategorized · 13 Jul 2026 12:31 WIB ·

Diduga Banyak Yang Janggal, Rahmat Hidayat, SE Ketua HAMASS : Kasus Korupsi Dinas PUPR Banyuasin Harus Dibuka Kembali, Ada keterlibatan PPK Yang Belum Terungkap !!!


 Diduga Banyak Yang Janggal, Rahmat Hidayat, SE Ketua HAMASS : Kasus Korupsi Dinas PUPR Banyuasin Harus Dibuka Kembali, Ada keterlibatan PPK Yang Belum Terungkap !!! Perbesar

Wartainsumsel.id | Palembang, – Rahmat Hidayat, SE, Ketum HAMAS (Himpunan Aktivisme Muda Sumatera Selatan) kali ini menyoroti Kasus Korupsi Proyek Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, yang telah memvonis 3 (tiga) orang tersangka pada proyek pembangunan kantor lurah, pengecoran jalan RT, dan pembuatan saluran drainase di Kelurahan Keramat Raya, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan, yang didanai APBD Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2023, yang mengakibatkan pekerjaan tidak sesuai dengan kontrak sehingga merugikan keuangan negara sebesar lebih dari Rp 820 juta. Senin (13/07/26).

Pasalnya, pengungkapan kasus tersebut diduga belum sepenuhnya menyentuh pihak-pihak yang dianggap turut paling bertanggung jawab atas kerugian Negara tersebut. Seperti hal nya oknum Pengawas lapangan dan PPK yg diduga melakukan persekongkolan dalam kasus ini,

Dalam pemberitaan di berbagai media juga jelas, pada saat persidangan Berdasarkan keterangan saksi kunci “fahrurozi” menjelaskan bahwa manipulasi data progres proyek tersebut dilakukan bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bernama Andi Wijaya. Ia pun mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap aturan dan prosedur dalam pelaksanaan proyek pemerintah.

Artinya kan keterlibatan oknum PPK inisial “AW” sangat kuat adanya indikasi turut serta melakukan melakukan persekongkolan jahat dengan memalsukan dokumen laporan progres fisik pembangunan kantor lurah serta membayarkan proyek meskipun belum selesai,”ujarnya lebih lanjut.

Rangkaian kasus ini sangat jelas, peran PPK sangat sentral dalam pengawasan proyek dan pencairan dana, keterlibatan PPK “AW” dalam kasus ini sangat kuat, sehingga menyebabkan kerugian negara. Namun kasus tersebut hanya berhenti pada 3 tersangka saja.

“kami (Hamass) menilai kasus ini banyak yang janggal dan terkesan tebang pilih, dan banyak fakta-fakta yang terungkap dipersidangan yanh harus digalih lebih dalam lagi.

Oleh sebab itu,”dalam waktu dekat kami akan menggelar aksi unjuk rasa di Kejati Sumsel mendesak agar kasus ini dibuka kembali, ada aktor-aktor yang diduga belum tersentuh hukum padahal posisinya sangat sentral dalam kasus korupsi tersebut, seperti oknum PPK “AW” agar turut diperiksa lebih mendalam sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan dan bila ditemukan bukti-bukti yang cukup kuat maka segera tetapkan tersangka,”jelasnya.

“Kami (Hamass) juga siap memberikan dokumen-dokumen pendukung temuan baru yamg diduga kuat melibatkan oknum tersebut,”pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

POSPERA Sumsel Dukung Kapolda Baru Sikat Oligarki Karhutla, Ultimatum Kepala Daerah Gugat Ganti Rugi, dan Desak Prabowo Tata Ulang HGU !

10 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Ketua DPP LSM Penjara Sumsel pertanyakan izin AMDAL Rumah makan bebek Nusantara

10 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Rutan Kelas I Palembang Ikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi XIII DPR RI di Sumatera Selatan

10 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Kabut Asap Kembali Melanda Palembang – Semutgatal: Jangan Biarkan Harapan Kita Tertutup Asap!

10 Oktober 2026 - 14:47 WIB

RD-PS Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Palembang, Diikuti 24 Tim Pelajar

10 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Dugaan Setoran Dana BOK 33 Puskesmas OKI Mencuat, Inspektorat dan DPRD Disorot karena Bungkam

9 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Trending di Uncategorized