Wartainsumsel.id | OGAN ILIR – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bersama unsur TNI, Polri, instansi terkait, dan pihak perusahaan melaksanakan Apel Gelar Pasukan serta pengecekan peralatan kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2026, Selasa (4/8/2026) pukul 08.00 WIB bertempat di Lapangan KPT Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, S.H., M.Si., M.I.Kom., selaku pimpinan apel dan dihadiri Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., Komandan Manggala Agni Daops Banyuasin Mauludin, S.H., perwakilan BPBD Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi, perwakilan Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Kodim 0402/OKI-Ogan Ilir, Satbrimob Polda Sumsel, Brigif 8/Garuda Cakti, Sekda Kabupaten Ogan Ilir, para kepala OPD, Kabag Ops Polres Ogan Ilir AKP Alias Suganda, S.H., M.Si., Kasat Intelkam Polres Ogan Ilir AKP Hendry Antonius, S.H., para Kapolsek jajaran, para camat, serta pimpinan perusahaan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam apel tersebut, pasukan yang terlibat terdiri dari unsur TNI, Brimob, Polsek jajaran Polres Ogan Ilir, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Damkar, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta perwakilan perusahaan yang berada di Kabupaten Ogan Ilir.
Dalam amanatnya, Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar menyampaikan bahwa apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk kesiapan bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya untuk mencegah dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan komitmen, kerja sama, dan keseriusan seluruh elemen, baik pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, maupun dunia usaha.
“Seluruh perangkat daerah terkait, camat, kepala desa, dan lurah harus tanggap dalam menyikapi potensi Karhutla. Diperlukan pemantauan secara berkelanjutan, sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar, patroli gabungan, serta kesiapan peralatan pemadaman dini,” ujar Bupati dalam arahannya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki potensi kerawanan terhadap kebakaran hutan dan lahan, sehingga diperlukan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan oleh Satuan Tugas Karhutla Kabupaten Ogan Ilir serta pengecekan peralatan kesiapsiagaan dan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh unsur terkait dapat mengetahui kesiapan personel maupun sarana prasarana dalam menghadapi potensi Karhutla, sekaligus meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana asap di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti, S.H., S.I.K., M.H., melalui keterlibatan Polres Ogan Ilir dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen jajaran kepolisian untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan pencegahan Karhutla, termasuk melaksanakan patroli, edukasi kepada masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pihak yang melakukan pembakaran hutan dan lahan secara melawan hukum.
Kegiatan Apel Gelar Pasukan dan pengecekan peralatan kesiapsiagaan Karhutla Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif.










